3726 mdpl oleh Nurwina Sari
Haiii...
Setelah sekian lama aku gapernah baca novel lagi. Kali ini aku mau mulai baca lagiii, gada waktu terlambat lagi kan buat menuhi asupan romantisasi di hidupku ini hahaha
Setelah sekian lama aku gapernah baca novel lagi. Kali ini aku mau mulai baca lagiii, gada waktu terlambat lagi kan buat menuhi asupan romantisasi di hidupku ini hahaha
Okey back to topic. Novel yang aku baca ini berjudul 3726 mdpl oleh Nurwina Sari.
Mungkin sudah banyak orang yang bahas isi novel ini tapi aku juga mau bahas dengan versiku sendiri, let's go...
Novel ini banyak mengingatkan aku dengan nilai kehidupan yang mungkin aku sempat lupa bahwa aku pernah menjalaninya bahkan akan tetap berlaku sampai hubunganku dengan nafas terakhirku berhembus..
Novel ini banyak mengingatkan aku dengan nilai kehidupan yang mungkin aku sempat lupa bahwa aku pernah menjalaninya bahkan akan tetap berlaku sampai hubunganku dengan nafas terakhirku berhembus..
- Selama kita hidup di bumi, akan ada orang yang hanya bisa dikagumi namun tidak bisa dimiliki.
- Hidup itu bukan perlombaan asal kita sampai.
- Kenapa manusia harus lama di hidup seseorang kalau ujungnya ia akan pergi juga? Semua ada masanya.
- Hidup jangan terlalu biasa, nanti tua tidak tau harus bercerita apa.
- Dalam hidup kita selalu diminta untuk menentukan arah, ke kanan atau ke kiri, depan atau belakang, semuanya punya oleh-olehnya.
- Berkelana boleh, tapi skripsi harus jalan ya.
- Fase terendah saat menjadi mahasiswa adalah saat skripsian karena yang diperlukan benar-benar dirinya sendiri.
- Hidup itu harus punya rencana jangka pendek dan jangka panjang karena manusia adalah istimewa yang punya otak dan doa yang diandalkan.
- Ekspektasi manusia itu berbahaya karena mereka akan menjadi yang paling kecewa saat kita tidak mampu.
- Cinta itu hanya sekumpulan kebohongan bagi mereka yang tidak bisa membuktikan di hubungan yang serius.
- Apapun kendala dan masalahnya selesaikan kuliahmu, orang tua menunggumu menjadi sarjana.
- Manusia harus selamanya belajar.
- Menikmati hidup adalah dengan menghindari patah yang lebih parah.
- Sesuatu yang terasa berat kemarin, ternyata mampu diallui setelah terus dikerjakan, dipelajari dan dipahami.
- Jangan berhenti mengusahakan yang diinginkan.
- Barangkali kita tidak di tempat yang diinginkan karena rezekinya bukan disana ataupun tidak baik untuk kita menurut Tuhan, bersyukurlah.
- Kalau benci, bencilah lukanya bukan orangnya.
- Selagi masih muda, cita-cita juga harus terlaksana.
- Manusia berproses dalam hidupnya dan setiap fase punya rasa sendiri.
Itudeh serangkaian bacaan yang mungkin bisa jadi remainder untukmu dan untukku juga.
Sampai jumpa di 0 mdpl yaaađź‘‹
Komentar
Posting Komentar