sinar matahari untuk hidup
Matahari selain menyinari bumi juga memberikan banyak manfaat buat menyinari kehidupan manusia loh. Salah satu dari sinarnya yaitu sinar ultraviolet B (UVB) menstimulasi produksi vitamin D pada kulit. Fungsi vitamin D ini menjaga kesehatan tulang, sistem imun serta kestabilan suasana hati. Vitamin D ini juga penting untuk metabolisme kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk mempertahankan kepadatan dan kekuatan tulang kita. Kalau kekurangan vitamin D kita mudah terkena osteomalasia untuk orang dewasa sedangkan untuk anak anak disebut rakitis. Itu adalah kondisi dimana tulang melunak dan mudah patah.
Nah, sinar matahari juga mempengaruhi kualitas tidur loh. Sinar matahari yang cukup membantu tubuh untuk memproduksi hormon melatonin. Ketika siang hari, produksi melatonin ditekan karena cahaya matahari sedang meningkat. Hasilnya seseorang merasa segar dan cenderung waspada pada sekitarnya. Sedangkan pada malam hari, produksi melatonin meningkat karena cahaya matahari menurun yang artinya tubuh bersiap untuk beristirahat yaitu tidur. Nah apa jadinya jika hormon melatonin dan sinar matahari yang diterima oleh tubuh tidak seimbang? Lalu bagaimana agar seimbang?
Jika tidak seimbang seseorang akan mudah kelelahan, insomnia dan memiliki gangguan suasana hati. Keduanya dapat seimbang hanya dapat dicapai dengan menerima sinar matahari yang cukup.
Selain itu, sinar matahari juga membantu menstimulan hormon serotonin. Hormon serotonin ini disebut juga hormon kebahagiaan. Kok bisa? Karena hormon ini yang mengatur suasana hati, perasaan tenang serta fokus. Kalau kadar hormon ini kurang dalam tubuh, kita akan cenderung merasa cemas bahkan bisa sampai depresi. Biasanya kalau depresi itu lebih ke depresi musiman atau SAD. Ini terjadi pada beberapa negara yang tidak mendapatkan sinar matahari dengan cukup dalam beberapa bulan/tahun. Nah, biasanya disebut Seasonal Affective Disorder (SAD).
Nah satu lagi nih, ternyata sinar matahari itu juga membantu menurunkan hormon stress (kortisol) dalam tubuh loh. Saat hormon kortisol menurun, tingkat stress juga menurun dan tubuh menjadi lebih rileks. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk beraktivitas dibawah sinar matahari secara cukup.
Keren ya sinar matahari eaa ☀
Sekian sharing bacaanku hari ini✌✌
Sekian sharing bacaanku hari ini✌✌
Sumber:
Samad,P., dkk. 2025. Pengaruh paparan sinar matahari terhadap kualitas hidup. Jurnal ilmu olahraga dan pendidikan jasmani. Vol 1 (1), 24-29.
Samad,P., dkk. 2025. Pengaruh paparan sinar matahari terhadap kualitas hidup. Jurnal ilmu olahraga dan pendidikan jasmani. Vol 1 (1), 24-29.
Komentar
Posting Komentar